BRONCHOPNEUMONIA PADA ANAK PDF

Perubahan warna di bagian bibir dan kuku yang menjadi kebiruan Mengi Bila gejala-gejala bronkopneumonia pada anak tidak segera diobati, akan berakibat pada kemungkinan munculnya komplikasi lain yang lebih berbahaya. Apabila anak dicurigai mengalami gejala bronkopneumonia, maka dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang lainnya untuk memastikan diagnosis. Berikut beberapa tes yang umum dilakukan dokter untuk mendiagnosis penyakit bronkopneumonia: Rontgen dada Dengan menggunakan sinar X, dokter dapat melihat bagian paru-paru yang terkena penyakit pneumonia. Tes darah Pemeriksaan darah dilakukan untuk mengetahui tipe virus atau bakteri yang menyebabkan paru-paru basah ini terjadi. Tes dahak Jika benar anak mengalami paru-paru basah, maka virus atau bakteri yang menyebabkan gangguan kesehatan ini akan terlihat pada dahak.

Author:Digrel Jukinos
Country:Swaziland
Language:English (Spanish)
Genre:Life
Published (Last):12 June 2016
Pages:366
PDF File Size:20.85 Mb
ePub File Size:14.39 Mb
ISBN:619-4-31458-495-4
Downloads:82897
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mekus



Peradangan ini umumnya disebabkan infeksi dan terjadi pada kedua paru — paru secara tersebar. Peradangan dapat bersifat ringan atau berat tergantung penyebabnya, Bronkopneumonia diawali oleh infeksi saluran napas bagian atas yang menyebar ke saluran napas bagian bawah. Pada bronkopneumonia, peradangan terjadi pada bronkiolus dan sedikit jaringan paru di sekitarnya.

Sedangkan pada pneumonia , peradangan terjadi pada jaringan paru. Bronkopneumonia sering diawali gejala pilek atau batuk berdahak.

Gejala kemudian berkembang sehingga terjadi sesak napas, nyeri dada, pernapasan cepat, demam , menggigil, nyeri otot, dan nyeri kepala. Pada anak, gejala yang paling umum adalah napas cepat, sesak, dan demam.

Pada bronkopneumonia akibat virus, gejala lebih ringan. Bronkopneumonia yang berat dapat mengganggu pertukaran udara di paru — paru sehingga darah yang dialirkan ke seluruh tubuh menjadi miskin oksigen. Hal ini dapat menyebabkan gangguan berbagai organ dan penurunan kesadaran sampai kematian. Infeksi dapat didapat dari udara yang tercemar.

Infeksi virus lebih sering terjadi dan umumnya disebabkan oleh Cytomegalovirus atau Influenza virus. Bakteri penyebab bronkopneumonia antara lain Staphylococcus aureus, Haemopilus influenza, dan Klebsiella pneumonia. Bakteri atau virus yang masuk ke jalan napas sampai paru — paru menyebabkan reaksi peradangan yang mengganggu pertukaran oksigen. Pengobatan diberikan untuk meringankan gejala, seperti obat untuk mengurangi batuk dan demam.

Pada bronkopneumonia bakteri, diperlukan pengobatan dengan antibiotik. Bronkopneumonia ringan dapat diobati secara rawat jalan. Rawat inap diperlukan jika terdapat gejala berat seperti napas cepat, penurunan tekanan darah, penurunan kesadaran, dan kebutuhan pemasangan alat bantu napas.

EMILY REMLER ADVANCED JAZZ LATIN IMPROVISATION PDF

Bronkopneumonia

Peradangan ini umumnya disebabkan infeksi dan terjadi pada kedua paru — paru secara tersebar. Peradangan dapat bersifat ringan atau berat tergantung penyebabnya, Bronkopneumonia diawali oleh infeksi saluran napas bagian atas yang menyebar ke saluran napas bagian bawah. Pada bronkopneumonia, peradangan terjadi pada bronkiolus dan sedikit jaringan paru di sekitarnya. Sedangkan pada pneumonia , peradangan terjadi pada jaringan paru. Bronkopneumonia sering diawali gejala pilek atau batuk berdahak. Gejala kemudian berkembang sehingga terjadi sesak napas, nyeri dada, pernapasan cepat, demam , menggigil, nyeri otot, dan nyeri kepala. Pada anak, gejala yang paling umum adalah napas cepat, sesak, dan demam.

OSWALD CHAMBERS BAFFLED TO FIGHT BETTER PDF

Bronchopneumonia: Symptoms, Risk Factors, and Treatment

Faktor Risiko Apa saja faktro risiko penyakit bronchopneumonia? Semua orang dapat terkena penyakit ini. Namun, ada dua kelompok usia yang memiliki risiko paling tinggi: Bayi dan anak-anak di bawah usia 2 tahun, karena sistem imunnya masih dalam tahap perkembangan Orang dewasa yang berusia di atas 65 tahun Faktor risiko lainnya dari penyakit bronchopneumonia adalah: Merokok memengaruhi fungsi paru-paru dan merusak sistem imun tubuh Kebiasaan minum alkohol dalam jumlah yang berlebihan Memiliki riwayat penyakit kronis seperti asma, penyakit obstruktif paru paru kronis PPOK , dan penyakit jantung. Jika Anda mengkhawatirkan faktor risiko penyebab lainnya, silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

LA DEVORADORA DE ALMAS ROBERT ALEXANDER PDF

Bronkopneumonia pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah & Mengatasi

Posted by DianHealth Bronchopneumonia Bronchopneumonia adalah radang paru-paru yang mengenai satu atau beberapa lobus paru-paru yang ditandai dengan adanya bercak-bercak Infiltrat. Bronchopneumina adalah frekwensi komplikasi pulmonary, batuk produktif yang lama, tanda dan gejalanya biasanya suhu meningkat, nadi meningkat, pernapasan meningkat. Bronchopneumonia disebut juga pneumoni lobularis, yaitu radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan benda-benda asing Berdasarkan beberapa pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa Bronkopneumonia adalah radang paru-paru yang mengenai satu atau beberapa lobus paru-paru yang ditandai dengan adanya bercak-bercak infiltrat yang disebabkan oleh bakteri,virus, jamur dan benda asing. Virus : Respiratory syntical virus, virus influenza, virus sitomegalik. Aspirasi benda asing. Faktor lain yang mempengaruhi timbulnya Bronchopnemonia adalah daya tahan tubuh yang menurun misalnya akibat malnutrisi energi protein MEP , penyakit menahun, pengobatan antibiotik yang tidak sempurna. Fatofisiologi Bronkopneumonia merupakan infeksi sekunder yang biasanya disebabkan oleh virus penyebab Bronchopneumonia yang masuk ke saluran pernafasan sehingga terjadi peradangan broncus dan alveolus.

Related Articles