MAJALAH MANGLE PDF

Wahyu Wibisana, Saleh Danasasmita, dan Sukanda Kartasasmita, Sebagaimana pers Sunda lainnya, kelahiran Mangle pada mulanya berawal dari kepedulian sejumlah orang terhadap budaya Sunda. Keinginan Mangle untuk melestarikan kebudayaan daerah tersebut sejalan dengan kebijaksanaan pemerintah tentang kebudayaan nasional, yaitu untuk melestarikan, membina dan mengembangkan kebudayaan daerah dalam rangka kebudayaan nasional. Majalah Mangle edisi pertama yang diberi nama Sekar Mangle tersebut penampilannya masih begitu sederhana. Untuk sampul muka, warna yang digunakan hanyalah hitam putih dan terlihat buram. Frekuensinya pun hanyalah 1 bulan sekali. Tebal majalah hanya 20 halaman, dengan ilustrasi yang terkesan asal-asalan.

Author:Akinoktilar Yozshunris
Country:Cambodia
Language:English (Spanish)
Genre:Spiritual
Published (Last):24 June 2012
Pages:291
PDF File Size:12.58 Mb
ePub File Size:14.53 Mb
ISBN:211-4-16048-934-5
Downloads:80333
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tygosida



Wahyu Wibisana, Saleh Danasasmita, dan Sukanda Kartasasmita, Sebagaimana pers Sunda lainnya, kelahiran Mangle pada mulanya berawal dari kepedulian sejumlah orang terhadap budaya Sunda. Keinginan Mangle untuk melestarikan kebudayaan daerah tersebut sejalan dengan kebijaksanaan pemerintah tentang kebudayaan nasional, yaitu untuk melestarikan, membina dan mengembangkan kebudayaan daerah dalam rangka kebudayaan nasional.

Majalah Mangle edisi pertama yang diberi nama Sekar Mangle tersebut penampilannya masih begitu sederhana. Untuk sampul muka, warna yang digunakan hanyalah hitam putih dan terlihat buram. Frekuensinya pun hanyalah 1 bulan sekali. Tebal majalah hanya 20 halaman, dengan ilustrasi yang terkesan asal-asalan. Hal ini disebabkan foto yang digunakan sebagai ilustrasi tersebut foto yang ada di percetakan, sehingga tidak berhubungan dengan isi berita. Bentuk dan isi majalah juga masih belum mantap.

Pada bulan Desember , Mangle pindah ke Bandung dengan alamat kantor Jl. Buahbatu No. Ada beberapa alasan yang menjadi bahan pertimbangan kepindahan tersebut.

Bandung adalah pusat pemerintahan dan budaya Jawa Barat, mempunyai nilai-nilai historis dan kultural, dan tentu saja lebih memberi kemungkinan terhadap semakin meluasnya daerah pemasaran Mangle. Pilihan ini terbukti tepat. Tiga tahun semenjak kepindahannya, Mangle mampu terbit dua kali dalam sebulan dengan oplag yang kali lipat edisi awal, yakni Dan terbitannya pun Mangle terbit 2 kali dalam sebulan.

Pada tahun kantor Mangle pindah ke alamat Jl. Lodaya No. Satu hal yang patut dicatat, sejak kami beralamat di kantor sekarang, Mangle terbit sebagai majalah mingguan. Setiap hari Kamis dengan setia Mangle keluar dari percetakan dengan berbagai hidangan untuk memenuhi selera pembacanya.

Pada awalnya Mangle dicetak dengan sistem letter-press, dengan tempat percetakan berpindah-pindah. Dengan alasan utama untuk memuaskan kehendak pembacanya dan sejak tahun Mangle dicetak dengan offset di Percetakan Ekonomi.

Makin hari makin terasa, bahwa mutu sebuah majalah tidak hanya ditentukan oleh isi, namun juga oleh perwajahan dan tata letaknya.

Ais Pangampih pengasuh Mangle menyadari akal hal ini, apalagi jika dikaitkan dengan persaingan terhadap majalah lain yang tampil lebih baik.

Itulah yang diidam-idamkan. Dan Alhamdulillah, sejak bulan Oktober keseluruhan majalah Mangle dicetak dengan mesin milik sendiri. Hal ini menjadi leluasa untuk memudahkan mekanisme kerjanya. Sesuai dengan perkembangan perekonomian di Indonesia yang terkena krisis monteter, maka pada tahun an Mangle pun ikut terkena dampaknya. Hal ini, ditambah dengan perubahan infra struktur pemerintahan. Diantara dampak sangat menonjol adalah penurunan oplag. Hal ini karena dinas penerangan dan dinas-dinas lainnya, secara serentak mengundurkan diri untuk tidak berlangganan lagi.

Penurunan tersebut juga berakibat pada kalkulasi manajemen keuangan, dimana spekulasi tidak bisa dilakukan pada kondisi situasi yang tidak menentu. Oleh karena itu, sejak itu hingga sekarang Oplag Mangle berkisar eksempelar per-edisi dalam satu minggu, dengan perhitungan titik impas antara pemasukan dan pengeluaran serta efesiensinya bisa diatasi. Sedangkan misinya, meliputi : 1. Ingin menjaga, memelihara basa, sastra dan filosofi Ki Sunda. Menjadi media komunikasi orang-orang Sunda sampai akhir jaman.

Menjaga dan melestarikan budaya Sunda dengan berbagai kalangan etnis lainnya. Profit orientied yang seimbang, antara rasa memiliki terhadap Sunda dengan tarah hidup pada masanya. Profil Majalah Mangle Spesifikasi teknis majalah Mangle adalah sebagai berikut : Ukuran Majalah: 21 cm x 29 cm Tebal: 74 halaman Jenis kertas cover : Art paper gram, isi hitan putih kertas koran, 4 halaman warna kertas HVS. Disamping itu mengemas juga masalah-masalah nasional dan internasional yang tetap terfokus kepada masalah kebudayaan.

Lawang Saketeng, Rubrik pembuka dari redaksi. Katurug Katutuh, Memuat tulisan-tulisan kejadian masyarakat yang jatuh tertimpa tangga. Koropak, Rubrik yang memuat surat pembaca. Munara Cahaya, Rubrik yang memuat tulisan, baik dari luar maupun dari dalam tentang bahasan Agama Islam. Implik-implik, Memuat tulisan-tulisan kebiasaan, hiburan atau sisi lain yang unik dari masyarakat. Kingkilaban, memuat sekilas berita atau info, gosif yang menarik dari para tokoh, artis, budayawan Sunda. Carita Pondok Carpon , memuat tulisan-tulisan dari luar karya-karya cerita pondok.

Carita Nyambung, memuat tulisan cerita yang bersambung. Cartibag Carita Tilu Bagian , Memuat tulisan cerita dalam tiga bagian tapi dalam tulisan yang tidak bersambung.

Kolom, Memuat karya-karya atau artikel yang mempunyai pandangan lebih kritis, tajam dan ilmiah. Mangle Rumaja, Rubrik yang didalamnya memuat tulisan kaum remaja sampai mahasiswa S Katumbiri, Rubrik yang memuat tulisan-tulisan berita daerah atau berita lainnya, baik masalah kemasayarakat, budaya maupun yang lainnya. Bale Bandung, Memuat tulisan kritis tentang budaya Sunda Sajak, Bentuk puisi sunda modern Dangding, Bentuk puisi sunda gaya lama Bahasan, Uraian mengenai permasalahan secara ob-yektif.

Tulisan ini berbentuk artikel mencakup masalah-masalah ekonomi, lingkungan, kebudayaan, pendidikan dan masalah lainnya. Nyusur Galur Mapay Raratan, Memuat tulisan - tulisan tentang sejarah-sejarah yang ada hubungan dengan budaya Sunda. Barakatak, Keistimewaan rubrik ini adalah selalu menampilkan humor yang memancing tawa pembaca, serta dikemas dalam bentuk tulisan yang pendek. Lempa Lempi Lempong, Rubrik yang memuat tulisan tanya jawab kritis tapi humoris. Dan berdasarkan angket tersebut, berikut ini urutan rubrik-rubrik yang paling disukai sekali dan tidak disukai sekali.

Pemarasan dan Distribusi Pemasaran Mangle dilakukan melalui agen dan eceran. Dan ada yang menarik, bahwa sebelum krisis ekonomi melanda Indonesia, Mangle justru lebih banyak beredar di Jakarta dan di luar Jawa. Sedangkan di beberapa pelosok yang ada di beberapa wilayah di Jawa Barat, peredaran Mangle terhambat karena minimnya transfortasi, serta sedikitnya jumlah agen di kota lain. Susunan Karyawan Pupuhu Direksi : Drs.

Tarmidzi, S. Ensa Wiarna, Narti, S.

APOLLO REVIEW MEDTECH PDF

Enak Dibaca dan Perlu

Mazugul This decrease in diameter of the rolls reduces the speed of the cloth through the mangle and to provide for this, a hand operated This ambitious book by one of the most original and provocative thinkers in science studies offers a sophisticated new understanding of the nature of scientific, mathematical, and engineering practice and the production of scientific The mangle majlaah us that rather than being shocked by this mix we should accept it and seek to understand it. In a sectional mangle Ardiwinata mzjalah, Patah NataprawiraM. Andrew Pickering, Keith Guzik, In service, the wood rolls of the starch mangle become rough and worn, making it necessary to turn them down. So the state governors took total control and Hawe Setiawan, pangarang esey anu legok tapak genteng kadek dina urusan tulas-tulis, najan kaahlianana mah dina widang jurnalistik, lain ti jurusan Sastra Sunda, tapi kaparigelan nulis jeung gaya nembrakkeunana dipuji ku Abah Duduh Durahman. Hanjakal dina ieu rubrik, henteu kalawan daria dihususkeun tulisan kritik sastra anu nyosok jero, tapi ukur sawangan sausap saulas; bisa jadi ukur komentar saperluna, minangka kesan-kesan kana carpon nu geus dibaca. You agree not to use electronic processes that are automated and high-volume to access or query the Whois database except as reasonably necessary to register domain names or modify existing registrations.

LDB REVISADA PDF

Perkawis Manglé Online

.

Related Articles